SOLO, SERVIAMNEWS.com– Sosialisasi Proses Musyawarah Nasional (Munas) Pendidikan Ursulin di Kampus Regina Pacis Solo dilaksanakan pada Sabtu, 22 Februari 2020 di Auditorium Regina Pacis, Solo, Jawa Tengah. Ketua III Yayasan Winayabhakti Solo, Sr. Veronica Sri Andayani, OSU bersama bapak ibu guru peserta Munas Pendidikan, menyosialisasikan proses Musyawarah Nasional Pendidikan Ursulin yang dilaksanakan di Pacet. Kegiatan ini diikuti oleh Bapak dan Ibu Guru serta Tata Usaha baik dari SMP Regina Pacis maupun SMA Regina Pacis.


Dengan mengikuti Proses U, para peserta diajak untuk melihat kembali identitas sebagai bagian dari karya Pendidikan Ursulin. Merasakan bersama bagaimana dunia berkembang begitu cepat dengan kemajuan teknologi. Namun juga meyadari panggilan untuk menanamkan nilai Servite et Amate dalam proses sehari-hari kepada siswa.
Peserta melakukan sharing dan diskusi bersama dalam kelompok maupun pleno. Pengelompokkan kelompok kali ini berdasarkan rumpun mata pelajaran atau yang biasa disebut Musyawrah Guru Mata Pelajaran (MGMP) serta bidang tugas seperti Bagian Keuangan, Sarpras dan IT serta Perpustakaan.


Suster mengajak kita untuk merefleksikan tentang hal-hal apa yang tidak bisa dilanjutkan, apa yang harus ditinggalkan, dan apa panggilan Tuhan untuk diri kita. Terkadang peserta sudah terbiasa dengan pola pikir lama. Sudah nyaman, mau bagaimana lagi? Padahal zaman dan teknologi berkembang sangat cepat.
Banyak hal yang bisa kita lakukan, seperti menyadari panggilan dan peranan masing-masing sebagai guru atau tata usaha. Mulai meninggalkan kebiasaan lama dan keluar dari zona nyaman, berbagi pengalaman antar rekan kerja, saling mendukung dalam proses pembelajaran.


Selanjutnya setiap kelompok diminta untuk menyusun intensi dan orientasi yang relevan dan sungguh membawa perubahan dalam pelayanan di Kampus Regina Pacis Solo. Hasil rumusan intensi dan orientasi selanjutnya akan disinergikan dengan Renstra Kampus sehingga dapat semakin mewujudkan Kampus yang Humanis dan Berwawasan Global.
SMP Regina Pacis Solo : http://smp-reginapacis-slo.sch.id/
SMA Regina Pacis Solo : http://smareginapacis-solo.sch.id/
Serviam
ENDE, SERVIAMNEWS.com– Seluruh warga Kampus Santa Ursula, Ende, Nusa Tenggara Timur yaitu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sekolah serta asrama mengadakan Sosialiasi dan Tindak Lanjut Musyawarah Nasional (Munas) 2020, Sabtu, 29 Februari 2020. Acara yang dimulai pukul 07.00- 18.00 WIT ini diawali dengan doa pembukaan. Adapun tujuan acara ini yaitu agar proses Munas juga menjadi proses di kampus. “Berproses dan bergerak bersama,” kata Ketua III Yayasan Nusa Taruni Bhakti, Sr. Lidwina Suhartati, OSU.



Selain itu, dalam proses dan tindak lanjut Munas ini diharapkan peserta menemukan potensi dan kompetensi yang dapat menjadi pijakan untuk berubah serta melangkah menuju hidup baru. “Menemukan intensi dan orientasi untuk Kampus dan unit-unit juga. Untuk itu, peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok untuk sharing dan menemukan intensi serta orientasi tersebut,” kata Sr. Tati.



Semua hasil sharing kali menggunakan google form untuk belajar memanfaatkan IT, paperless dan timeless. “Beberapa kesan dari acara tadi positif dan disyukuri bahkan merasa waktunya terlalu kurang. Semoga intensi dan orientasi yang ditemukan dapat dilaksanakan,” ungkap Sr. Tati.
Serviam
BANDUNG, SERVIAMNEWS.com – Orang tua Peserta didik KB-TK Santa Angela, Bandung menghadiri Seminar Parenting mengenai informasi kesehatan dan Pendidikan anak yang disampaikan oleh dr. Katarina Pratita dan Drs. Paulus Hidajat, M.Si – Psikolog, Jumat, 14 Februari 2020. Seminar parenting kali ini mengangkat topik HFMD (Hand, Foot and Mouth Disease) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan dapat menginfeksi manusia dari semua kelompok umur.
HFMD ditandai dengan demam, badan lemas, nafsu makan berkurang dan sakit tenggorokan. Dalam 1-2 hari akan timbul bintik merah kecil seperti melepuh pada mulut, tangan dan kaki. Penularannya bisa melalui kontak langsung atau lewat sentuhan dengan obyek yang dipegang penderita.


Pencegahannya dengan cara mencuci tangan dengan air dan sabun, membersihkan barang-barang dengan disinfektan, menutup hidung dan mulut saat batuk dan bersin, hindari penggunaan barang bersama- sama dan istirahat di rumah. Kita patut mengingat bahwa ada 6 dokter alami untuk menjaga kesehatan kita yaitu: sinar matahari, udara bersih, makanan sehat yang sebenarnya (hindari rafinasi/produk olahan makanan), air bersih, olahraga dan istirahat yang cukup.
Situasi pendidikan dewasa ini ditandai dengan adanya kemudahan teknologi yang menyebabkan anak terlalu banyak dibantu dan dilayani. Anak kurang diberi kesempatan belajar menghadapi tantangan. Pola asuh yang bergeser juga menyebabkan orang tua mengungkapkan kasih sayang dalam bentuk materi, memberi perlindungan dan bantuan yang sudah tidak diperlukan.


Prinsip -prinsip yang hendaknya dipegang orangtua dalam mendidik anak adalah: mendampingi anak sesuai kematangannya, memberi tanggapan yang selaras terhadap usaha dan hasil yang dicapai anak. Selain itu, memahami bahwa untuk mempelajari sesuatu anak perlu pengulangan dan menyayangi anak tidak berarti mengikuti keinginannya, memanjakannya dan mengasihaninya.
KB-TK Santa Angela Bandung : https://tk.santa-angela.sch.id/
Serviam
BANDUNG, SERVIAMNEWS.com– Dalam rangka merayakan hari Natal, anak-anak KB-TK Santa Angela, Bandung mengadakan kunjungan ke Panti Wredha Senjarawi pada Jumat, 17 Januari 2020. Disana anak-anak berbagi keceriaan Natal bersama Opa dan Oma. Anak-anak menghibur Opa dan Oma berupa persembahan tarian dan lagu bertemakan Natal. Anak-anak yang menari dan menyanyi disambut hangat dengan iringan tepuk dari Opa dan Oma sehingga anak-anak semakin semangat dan gembira.



Selain persembahan dari anak-anak, Opa dan Oma juga diundang untuk tampil memberikan persembahan mereka berupa nyanyian lagu rohani. Anak-anak juga berinteraksi langsung dengan para Oma dan Opa. Mereka saling menyapa dan mengobrol bersama. Setelah itu, para Opa dan Oma mendapatkan kenang-kenangan yang diberikan langsung oleh anak-anak kepada mereka. Kunjungan anak-anak KB dan TK Santa Angela ke Panti Wredha ini bertujuan untuk menumbuhkan dan menanamkan rasa kepedulian serta cinta kasih terhadap sesama terlebih kepada orang yang membutuhkan.


KB-TK Santa Angela Bandung : https://tk.santa-angela.sch.id/
Serviam
SUKABUMI, SERVIAMENEWS.com– Ikatan Alumni Yuwati Bhakti (IKA YB) bekerja sama dengan Kampus Yuwati Bhakti mengadakan kegiatan donor darah pada Sabtu, 15 Februari 2020 bertajuk “Berbagi Kasih kepada Sesama” bertepatan dengan hari kasih sayang (Valentine Day). Pukul 07.00 seluruh panitia, guru, dan peserta didik yang hadir memulai kegiatan dengan senam SKJ ’88 dengan penuh semangat. Alumni YB dan guru yang sebagian besar mengenal senam tersebut sangat antusias melakukan senam sambil bernostalgia mengenang masa sekolah, sedangkan peserta didik yang baru mengenal gerakan senam mengikuti dengan gembira pula.


Sementara itu, di aula kampus ternyata sudah banyak para pendonor yang mengantri untuk pemeriksaan sebelum mendonorkan darahnya. Sekitar pukul 08.30, peserta didik TB-TK Sukapirena menyambut kehadiran Walikota Kota Sukabumi, Bapak H. Achmad Fahmi, S.Ag.M.M.Pd untuk membuka acara donor darah ke-5 ini.
Dalam sambutannya, beliau berterima kasih kepada IKA YB dan Kampus Yuwati Bhakti atas terselenggaranya kegiatan sosial yang sangat membantu warga Kota Sukabumi, terutama mereka yang membutuhkan darah. Beliau sangat bangga dan mendukung kegiatan seperti ini karena berkesinambungan dengan program pemerintah Kota Sukabumi dalam menangani penderita thalaselmia yang kini telah memiliki rumah singgah di Kota Sukabumi. Pada donor darah ke-5 ini panitia memperoleh 104 kantong darah dari 124 pendaftar.


Untuk menyemarakkan kegiatan donor darah sekaligus melatih kepercayaan diri, peserta didik TB – TK Sukapirena, SD, dan SMP Yuwati Bhakti menampilkan kemampuan mereka, seperti menari, menyanyi, wushu, fashion show, dan modern dance. Bapak Walikota, pendonor, dan orangtua peserta didik dibuat terpesona dan terhibur oleh penampilan peserta didik, baik di aula kampus maupun di lapangan basket. OSIS SMP Yuwati Bhakti pun ikut serta membantu melayani para pendonor mulai dari pendaftaran, pengecekan, hingga acara selesai.


Semoga kegiatan donor darah ini dapat membantu masyarakat Kota Sukabumi, khususnya yang membutuhkan darah. Bagi peserta didik Kampus Yuwati Bhakti semoga dengan terlibat langsung dalam kegiatan sosial ini mampu meningkatkan rasa solidaritas, kepekaan sosial, peduli kepada kaum marginal. Dan memiliki keterbukaan serta kelembutan hati untuk menerima tanpa pilih kasih yang merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam Servite et AMATE.
Agnes Tri Maryunani (Humas Kampus Yuwati Bhakti)
Kampus Yuwati Bhakti : http://kampusyuwatibhaktisukabumi.or.id/
Serviam
MALANG SERVIAMNEWS.com– Kampus Cor Jesu, Malang, Jawa Timur menjadikan spiritualitas Santa Angela sebagai panutan dalam melayani Tuhan. Santa Angela adalah seorang wanita yang mendirikan Kompani Santa Ursula pada tahun 1535 untuk membaktikan diri pada Allah. Bersama 28 pengikutnya, ia tidak memilih hidup di biara seperti suster pada zaman itu. Di mana saja mereka berada, mereka berusaha menjadi terang dan garam demi Kerajaan Allah.


Perayaan Santa Angela digelar oleh Cor Jesu pada Jumat, 24 Januari 2020. Acara bertema “St. Angela’s Family Day” ini diadakan untuk mendalami dan menghayai spiritualitas Santa Angela, sekaligus menambah kedekatan peserta didik dari masing-masing unit melalui kegiatan ini. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan permainan. Masing-masing kelompok terdiri dari peserta didik dari semua unit, dari mulai TK, SD, SMP, SMA, sampai SMK. Mereka melakukan permainan di beberapa pos yang tersebar di seluruh unit. Setelah permainan, acara ini menyuguhkan beberapa penampilan dari masing-masing unit.
Tidak itu saja, Cor Jesu juga mengadakan acara Perayaan Santa Angela untuk seluruh warga Cor Jesu pada Senin, 27 Januari 2020. Acara ini dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, purna tugas, serta tamu undangan. Tujuan dari acara ini adalah sebagai sarana untuk membina hubungan pertemanan yang semakin baik antarwarga Cor Jesu dan menjiwai keteladanan hidup Santa Angela.


Misa ekaristi menjadi penanda dimulainya acara ini. Petugas dari misa yang dipimpin oleh Romo Benedictus Adi Saptowidodo, CM. ini adalah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dari masing-masing unit. Selanjutnya, acara ini berlanjut di aula. Gelak tawa dan tepuk tangan meriah memenuhi aula karena ada penampilan spesial dari masing-masing unit yang sudah dipersiapkan dengan baik. Selain itu, warga baru Cor Jesu memperkenalkan diri mereka di momen ini.


Semoga seluruh warga Cor Jesu semakin mendalami dan menjiwai semangat hidup yang dijalani Santa Angela. Serta selalu mengingat semangat dan keteladanan hidup Santa Angela dalam kehidupan sehari-hari.
Maria Tina Septiani
Kampus Cor Jesu Malang : https://www.smakcorjesu.org/
Serviam
JAKARTA, SERVIAMNEWS.com– Pesta Santa Angela, Senin, 27 Januari 2020 diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Agustinus Purwantoro SJ. Sebelum misa dimulai anak-anak, suster, bapak-ibu guru serta karyawan diingatkan kembali mengenai sosok Santa Angela yang menjadi pendiri ordo suster-suster Ursulin, sekaligus yang menjadi jiwa dari Kampus Santa Maria. Sosok Santa Angela Merici adalah ibu dan pendiri keluarga Ursulin,yang sangat peduli terhadap pendidikan dan yang selalu memberikan teladan agar dapat mendidik anak-anak dengan penuh cinta kasih.


Dalam homilnya, Romo Agustinus Purwantoro SJ berpesan agar warga kampus Santa Maria dapat meneladani Santa Angela yang menjadi roh dari kampus. Sejatinya, tidak hanya Santa Angela saja, sesungguhnya ada Santo dan Santa pelindung yang sejak dibaptis telah bersatu dengan kita, harusnya dapat menjadi idola dan teladan hidup bagi kita.


Sedangkan dalam sambutannya, Ketua III Yayasan Nitya Bhakti, Sr. Korina Ngoe, OSU mengajak semua untuk merefleksikan Santa Angela sebagai wanita yang ramah sesuai abad 21. Dengan berpesan kepada anak-anak agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik tetapi harus menyeimbangkan dengan kemampuan lainnya seperti kemampuan berempati dan bagaimana berperilaku dengan baik.


Selama bersekolah di Kampus Santa Maria anak-anak dapat meneladani nilai-nilai St. Angela sebagai teladannya. Bagi guru dan karyawan Sr. Korina meminta agar tugas pelayanan sebagai guru maupun karyawan dapat dilaksanakan maksimal dengan melayani sepenuh hati dan cinta. Sehingga kita dapat hidup dalam keserasian, bersatu, sehati sekehendak, terikat satu sama lain dengan cinta kasih. Seperti apa yang diharapkan Santa Angela dalam Nasehat terakhirnya dan ini pun yang menjadi tema perayaan kali ini.
Kampus Santa Maria Jakarta : http://santamaria.sch.id/
Serviam
PACET, SERVIAMNEWS.com– Sebanyak 138 orang yang terdiri dari para Suster Ursulin, kepala sekolah dan guru-guru Sekolah Ursulin hadir mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Pendidikan Ursulin Indonesia 2020. Para peserta berasal dari 13 Yayasan Sekolah Ursulin seluruh Indonesia dan Timor Leste. Acara bertajuk “Servite et Amate” Dalam Dunia Pendidikan Abad ke-21” ini berlangsung di Rumah Retret Bintang Kejora, Pacet, Jawa Timur, Senin-Jumat, 10-14 Februari 2020.


Hadir sebagai narasumber Rektor Universitas Sanata Dharma, yaitu Johanes Eka Priyatma, MSc., PhD yang membawakan materi mengenai Pergulatan Pendidikan Katolik di Era Revolusi Industri 4.0. Narasumber lain yaitu Pendiri Education Training and Consulting Jakarta, Fidelis Waruwu yang membawakan materi mengenai Tantangan Pendidikan Karakter di Era Digital.


Munas Pendidikan Ursulin Indonesia merupakan agenda rutin yang diadakan setiap dua tahun sekali. Munas pertama diadakan tahun 2016 di Panti Samadi, Sangkal Putung, Klaten. Jawa Tengah. Munas kedua diadakan tahun 2018 di Lembang, Jawa Barat. Dan Munas ketiga berlangsung pada 2020 di Pacet dengan panitia inti dari Regio Jawa Tengah-Jawa Timur.


Dalam sambutannya, Ketua I Pusat Yayasan Pendidikan Ursulin, Sr. Ferdinanda Ngao, OSU menuturkan hal terpenting dari ketiga Munas ini adalah Core value Ursulin, yaitu Servite Et Amate. Dari kunjungan Sr Ferdinanda ke tiap-tiap kampus, sudah terlihat bahwa nilai Servite et Amate sudah mulai dipelihara dan dihidupi. Sejatinya, penting sekali sebuah organisasi khususnya bidang pendidikan yang penuh tantangan untuk harus memiliki jiwa, roh, dan api yang terus dihidupi.


Terutama, lanjut Sr Ferdin, dalam menghadapi era digital Sekolah Ursulin perlu beradaptasi dan berinovasi agar dapat menjawab kebutuhkan generasi digital secara tepat, tepat, dan bijaksana. “Dalam Munas ini, dibantu oleh beberapa narasumber untuk bersiap menghadapi tantangan tersebut dalam terang pendidikan Ursulin melalui cara adaptif dan inovatif agar bisa membawa generasi digital jadi cerdas dan terampil dengan berbasis nilai pendidikan Ursulin,” kata Sr. Ferdinanda.


Seiring dengan tuntutan era digital, Sr. Ferdinanda menjelaskan bahwa pendidikan Ursulin menghimbau beberapa hal yakni: Pertama, kita perlu “melek” IT dan Bahasa Inggris. Kedua, wajib merekrut tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang memiliki ketrampilan dasar IT dan Bahasa Inggris. Ketiga, merekrut tenaga IT untuk kampus masing-masing minimal 3 orang untuk programing, networking dan untuk technical support.


“Semua usaha tersebut tentunya harus disertai juga dengan memohon doa Bunda Angela sebagai sumber spritualitas pendidikan kita. Akhirnya, semoga kita mampu mendidik mereka menghayati nilai pokok Ursulin sebagai terang dalam era digital abad 21,” kata Sr. Ferdinanda.


Aprianita Ganadi
PACET, SERVIAMNEWS.com – Misa SyukurPerayaan Santa Angela Yayasan Paratha Bhakti yang diadakan kali ini, Senin 27 Januari 2020, terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tampak ada berbagai hasil bumi menghiasi altar. Semua dipadupadankan bunga hias dengan apik. “Berani Melawan Arus” itu kesan yang langsung terasa. Kolaborasi dan keserasian membuat semarak altar.
Perayaan dihadiri oleh guru dan Suster-suster Ursulin dari 3 kampus yang bernaung di bawah Yayasan Paratha Bhakti yaitu Kampus Santa Maria Surabaya, Kampus Santa Maria II Sidoarjo, dan Kampus Santo Yusup Pacet. Misa kali ini juga terasa spesial dengan kehadiran para frater yang sedang menempuh studi di Jatijejer. Mereka turut dalam perayaan misa. Berkolaborasi dengan para guru dalam kelompok paduan suara.

Selain itu, misa yang dipimpin oleh tiga orang romo, yaitu romo Dwi Joko, Romo Jatmiko, dan Romo Tomy. Dalam homilinya, Romo Dwi Joko mengingatkan betapa pentingnya keserasian dalam pengabdian. Ia juga mengapresiasi hiasan altar yang juga menunjukkan keserasian di altar.
Menurut Kepala Satuan Pendidikan Santo Yusup Pacet, Sr. Maria Elis, OSU, hiasan misa kali ini merupakan hasil kerja bersama seluruh komponen yang ada di Sekolah. Para siswa sendiri memiliki agama yang berbeda-beda. Hiasan altar tersebut menggambarkan bagaimana kesederhanaan hidup yang ada di Pacet. Anak-anak bekerja sama membawa berbagai hasil bumi untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Hal senada juga diungkapkan Sekar, siswa kelas 9, yang turut menjadi petugas misa.

Sementara itu, menurut Ketua III Yayasan Paratha Bhatki, Sr. Indira Krisanti Lengkong, OSU perayaan kali ini melibatkan masyarakat Pacet. Hal itu terlihat dari hasil bumi yang dipersembahkan sebagai hiasan dalam misa. Kesederhanaan kota kecil dan mengundang romo paroki dan para frater serta para pensiunan membuat acara kali ini terasa istimewa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan atraksi dari tiap unit. Atraksiyang ditampilkan dari tiap kampus sangat beragam. Para suster Ursulin juga menampilkan gerak dan lagu yang membuat hangat suasana. Tak ketinggalan para frater yang menyumbangkan suara emasnya dalam kelompok band. Sebelum santap siang bersama diisi dengan menari bersama, berkolaborasi dalam keserasian. Betul-betul luar biasa.
FX. Marjanto (Guru SD Santa Maria, Surabaya)
BANDUNG, SERVIAMNEWS.com– Proses pembelajaran untuk peserta didik harus benar-benar menyenangkan, sehingga peserta dapat belajar dengan penuh semangat. Selain belajar di kelas, peserta didik juga belajar di luar kelas. Pembelajaran di luar kelas (karyawisata) diadakan dengan tujuan agar terhindar dari rasa jenuh. Lingkungan atau tempat-tempat tertentu dapat dijadikan sebagai tempat yang menyenangkan untuk pembelajaran di luar sekolah.



Pada Selasa, 28 Januari 2020, peserta didik kelas 4 melakukan karyawisata mengunjungi pabrik kaos atau baju C59 dan Museum Geologi. Di pabrik kaos C59, anak-anak belajar tentang proses produksi kaos dan baju sampai ke bagian penjualan. Di bagian produksi anak-anak boleh mencoba untuk menjahit, menyablon, dan memasukkan kaos ke dalam plastik.



Di Museum Geologi anak-anak belajar tentang benda-benda bersejarah, film terbentuknya bumi, dan simulasi gempa. Dari kegiatan karyawisata ini banyak pengalaman dan pengetahuan yang mereka dapatkan. Mereka juga dapat bergembira bersama teman-teman dan para guru.

SD Santa Angela Bandung : https://sd.santa-angela.sch.id/
Serviam