By: ServiamAdminus
Comments: 0
SUKABUMI, SERVIAMNEWS.com – Peserta didik TB – TK Sukapirena, SD, dan SMP Yuwati Bhakti Sukabumi berbagi berkat kepada saudara umat Muslim yang sedang berpuasa. Seluruh siswa didampingi Bapak Ibu Guru, para Suster Ursulin membagikan takjil kepada pengendara di tepi Jalan Suryakencana, Rabu, 11 Maret 2026. Sebanyak kurang lebih 300 kantong takjil diolah dan dikemas sendiri oleh para Suster Ursulin Komunitas Sukabumi bersama tim Kampus Yuwati Bhakti.


Kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadhan merupakan tradisi yang terus dilakukan oleh Kampus Yuwati Bhakti setiap tahun. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan seluruh warga kampus, kepada saudara umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa sekaligus untuk meningkatkan toleransi antar umat beragama. Setelah berbagi takjil, Ketua II Yayasan Yuwati Bhakti, Sr. Theresia Sri Biastuti, OSU mengundang seluruh siswa-siswi dan pegawai Kampus beserta keluarga yang Muslim untuk berbuka puasa bersama.


Menjelang waktu berbuka, salah seorang pemuka agama asal Sukaraja, yang diundang untuk memberikan tausiah sore itu Bapak Deden Jamaludin, S.Pd.I, menjelaskan kepada para hadirin arti berpuasa. Kemudian Bapak Deden menjelaskan hal-hal yang dapat membatalkan puasa, hingga contoh sikap yang bisa menghilangkan pahala puasa.
Untuk itu, Bapak Deden mengajak seluruh hadirin, agar masa puasa ini bukan hanya mengendalikan diri dalam hal makan dan minum, tapi juga sikap-sikap yang bisa menghilangkan pahala puasa seperti bergosip, berbohong, atau menghina orang lain. Sebaliknya, masa ini dijadikan kesempatan untuk berbuat baik bagi sesama.



Senada dengan yang disampaikan oleh Bapak Deden, Sr. Biastuti, OSU menyampaikan bahwa saat ini umat Katolik juga sedang melakukan pantang dan puasa. Dalam masa Prapaskah ini, umat Katolik juga melakukan puasa dengan cara yang berbeda dengan saudara kita yang beragama Muslim. Meski demikian, ada persamaan dalam hal pengendalian diri dari makan, minum, perilaku yang kurang bermanfaat atau merugikan orang lain, mengurangi rasa marah, menyebar fitnah, dan lainnya.
Sebaliknya, orang berpuasa diharapkan memperbanyak perilaku yang bermanfaat dan membahagiakan sesama. Harapan dari Sr. Biastuti, OSU dengan adanya berbuka puasa bersama, kita bisa lebih meningkatkan suasana kasih dan persaudaraan sebagai umat Allah.
Agnes Tri Maryunani
Kampus Ursulin Yuwati Bhakti : https://yuwatibhakti.sch.id/