By: ServiamAdminus

Comments: 0

SURAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Pada Selasa, 30 September 2025, Ursulin Investment Club (UIC) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan bagi generasi muda. Melalui kerja sama dengan CIMB Niaga dan Mandiri Investasi, UIC menggelar seminar bertajuk “Smart Money, Happy Life: Dari Jajan ke Investasi.” Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SMA Regina Pacis Surakarta yang tergabung dalam komunitas UIC, serta para guru dan peserta lain yang antusias mempelajari dunia investasi. Acara ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya berinvestasi sejak dini sekaligus mengajarkan cara mengelola keuangan secara bijak. Seminar menghadirkan narasumber profesional di bidang perbankan dan investasi, yaitu Fadhilla Adi Nugroho, sehingga para peserta memperoleh wawasan langsung dari praktisi yang berpengalaman.

Dalam sesi pembukaan, Fadhilla menjelaskan bahwa inflasi merupakan tantangan utama dalam menjaga nilai uang. Inflasi dipaparkan sebagai penurunan daya beli masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya harga barang dan jasa secara umum. Peserta diajak memahami bahwa tabungan yang hanya disimpan tanpa diinvestasikan akan terus tergerus nilainya oleh inflasi. Oleh karena itu, setiap individu perlu mempersiapkan perencanaan keuangan sesuai siklus hidup, mulai dari tahap ketergantungan (dependent stage), tahap mandiri(independent stage), tahap pertumbuhan(growth stage), tahap kedewasaan (maturity stage), hingga tahap pensiun (retirement stage). Dengan memahami siklus ini, peserta diharapkan semakin menyadari pentingnya memulai investasi sedini mungkin.

Lebih lanjut, seminar juga membahas berbagai hambatan yang kerap menghalangi seseorang untuk berinvestasi. Hambatan tersebut meliputi kurangnya pengetahuan, rasa takut terhadap risiko, serta keterbatasan modal. Untuk mengatasinya, peserta didorong untuk mulai belajar dan memperluas literasi finansial, membangun dana darurat sebagai perlindungan, serta memulai investasi dengan nominal kecil terlebih dahulu. Narasumber menegaskan bahwa investasi bukanlah proses instan, melainkan perjalanan jangka panjang yang menuntut konsistensi dan kesabaran. Dengan demikian, peserta diajak untuk tidak sekadar fokus pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan risiko serta strategi yang berkelanjutan.

Topik mengenai reksa dana menjadi salah satu pembahasan utama dalam seminar ini. Fadhilla menjelaskan bahwa reksa dana merupakan wadah investasi yang dikelola oleh manajer investasi profesional dan diawasi oleh bank kustodian. Keunggulan reksa dana terletak pada diversifikasi investasi, transparansi, likuiditas, serta pengelolaan portofolio oleh pihak berpengalaman. Peserta juga diperkenalkan dengan empat jenis reksa dana, yakni reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu peserta dalam memilih instrumen investasi yang paling sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing individu.

Tak hanya teori, seminar juga menyajikan pembahasan terkini mengenai kondisi pasar atau market outlook September 2025. Para peserta diajak memahami fenomena penurunan suku bunga global yang mendorong kenaikan harga emas, serta potensi pelemahan dolar AS akibat tren dedolarisasi. Dalam konteks ini, peserta diberi wawasan mengenai strategi berinvestasi di sektor-sektor potensial, seperti konsumsi, teknologi, jasa keuangan, dan infrastruktur, terutama ketika kondisi ekonomi tidak stabil. Dengan paparan ini, peserta memperoleh gambaran nyata tentang cara menghadapi dinamika pasar global secara lebih adaptif.

Sebagai penutup, Mandiri Investasi memperkenalkan tiga produk unggulan yang dapat menjadi pilihan bagi investor pemula maupun berpengalaman. Produk tersebut antara lain MITRA, yaitu reksa dana saham untuk investasi jangka panjang; MIPU, yaitu reksa dana pasar uang yang berfokus pada deposito dan obligasi; serta MMUSD, yaitu reksa dana berbasis dolar AS yang sesuai untuk investasi jangka pendek. Setiap produk memiliki karakteristik tersendiri, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta tujuan keuangan masing-masing investor. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan penuh antusiasme dari para peserta.

Melalui seminar “Smart Money, Happy Life: Dari Jajan ke Investasi” ini, UIC bersama CIMB Niaga dan Mandiri Investasi berharap dapat meningkatkan kesadaran sekaligus pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda mengenai pentingnya berinvestasi sejak dini. Edukasi ini diyakini akan membentuk pola pikir finansial yang lebih sehat dan berorientasi pada masa depan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk membangun jejaring, berdiskusi langsung dengan praktisi keuangan, serta mengasah keterampilan dalam merencanakan keuangan.

 UIC menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus diadakan secara berkelanjutan sebagai wujud kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan. Dengan demikian, visi untuk membangun kehidupan yang lebih sejahtera melalui investasi dapat diwujudkan bersama.

Chelsea Michelle Alim Loekito (SMA Regina Pacis Surakarta)

Kampus Ursulin Regina Pacis Surakarta: www.smareginapacis-solo.sch.id dan smp-reginapacis-slo.sch.id/

Follow by Email
Instagram
Copy link
URL has been copied successfully!