By: ServiamAdminus

Comments: 0

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Asia Pacific Ursuline Education Conference (APUEC), pertemuan sekolah-sekolah Ursulin tingkat Asia Pasifik kembali digelar pada 2-6 Maret 2026 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat. Acara bertajuk Living Angela’s Spirit and Building Bridges for the Future ini dihadiri oleh 127 peserta dari 15 negara: Indonesia, India, Thailand, Taiwan, Jepang, Filipina, Kamboja, Australia, Perancis, Italia, Inggris, Senegal, Kenya, Irlandia, dan Timor Leste. Hadir sebagai narasumber yaitu Dr. Wilasa Vichit-Vadakan dan Ratih Andjyani Ibrahim, MM, Psikolog.

APUEC 2026 diisi dengan refleksi pendidikan, pelatihan bagi para pendidik, diskusi lintas negara, membatik, kolaborasi antar peserta, Cultural Night: The Story of Creation, kunjungan ke sekolah Ursulin di DKI Jakarta dan Banten. Konferensi ini menyediakan ruang bagi para pendidik untuk saling mendukung dan menghayati dalam mewujudkan visi Santa Angela dalam konteks masa kini. Melalui berbagi pengalaman serta praktik-praktik tentang bagaimana menghidupi dan mengaktualisasikan semangat Santa Angela dalam lingkungan pendidikan. Pertemuan ini juga bertujuan untuk memperkuat jejaring antar sekolah Ursulin maupun sekolah-sekolah yang berlandaskan semangat Santa Angela.

Acara hari pertama dimulai dengan Press Conference, Opening Ceremony, Misa yang dipimpin oleh Bapa Kardinal Ignatius Suharyo, dan ditutup makan malam bersama.  Pada hari kedua sesi dibawakan oleh Dr. Wilasa Vichit-Vadakan, salah satu sesi yaitu Listening Game Session, sebuah sesi interaktif yang mengajak peserta untuk lebih fokus mendengar, berkomunikasi, dan memahami satu sama lain. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkuat kerja sama, empati, dan keakraban antar peserta dari berbagai negara. Pada hari itu, peserta juga diajak untuk mengikuti kegiatan membatik, tujuannya untuk memperkenalkan dan merasakan kekayaan budaya khas Indonesia. Acara hari kedua ditutup dengan penampilan dari perwakilan peserta tiap negera untuk menunjukkan kebolehannya dalam Cultural Night: The Story of Creation.

Pada hari ketiga, sesi dibawakan oleh alumni Santa Ursula Jakarta, Ratih Andjyani Ibrahim, MM, Psikolog dengan tema “Accompanying Young People”. Sesi membahas mengenai pendekatan komunikasi serta cara memahami karakter generasi Z dalam konteks pendidikan masa kini. Pada hari keempat, peserta mengunjungi salah satu dari 5 sekolah Ursulin di Regio DKI Jakarta dan Banten:  Kampus Ursulin Santa Ursula, Kampus Ursulin Santa Theresia, Kampus Ursulin Santo Vincentius, Kampus Ursulin Santa Maria, dan Kampus Ursulin Santa Ursula BSD. Setelah itu, bersama Dr. Wilasa Vichit-Vadakan peserta diajak berdiskusi dari hasil kunjungan ke sekolah.

Pada hari terakhir pelaksanaan APUEC acara diisi dengan menukar gantungan kunci antar peserta. Gantungan kunci melambangkan kolaborasi, Building Bridges. Setelah itu peserta menulis buah – buah APUEC 2026 di secarik kertas dan digantung bersama di ranting. Acara kemudian ditutup dengan Flashmob Insieme Dance. Semoga melalui kegiatan APUEC semangat Santa Angela terus menginspirasi kita untuk membangun jembatan bagi masa depan pendidikan yang penuh harapan. Semoga semangat persaudaraan Ursulin untuk memperkuat pelayanan dan pendidikan yang berakar pada spiritualitas Santa Angela Merici semakin nyata dan berkobar dalam hati kita semua. Sampai jumpa pada APUEC 2030 di Thailand.

Aprianita Ganadi