By: ServiamAdminus

Comments: 0

SURABAYA, SERVIAMNEWS.com – Sahabat Serviam News, pada Sabtu, 7 Maret 2020 para alumni Kampus Santa Maria Surabaya mengadakan kegiatan bakti sosial untuk para guru maupun tenaga kependidikan yang telah purna bakti dengan tema acara “Bakti Kami pada Purna Bhakti.” Acara yang diselenggarakan di TK dan SD Santa Maria, Surabaya ini disambut antusias oleh Bapak dan Ibu pendidik yang telah purna tugas.

Para alumni pun tampak sangat bersemangat dalam membahagiakan guru-guru mereka dulu. Bahkan guru-guru yang tidak kuat berjalan jauh dan tidak mampu berjalan mereka jemput langsung ke rumahnya dengan menggunakan kendaraan pribadi. Ketua Yayasan Paratha Bhakti berhalangan hadir, diwakili Sr. Catharina Siti Margiyati, OSU, menyambut baik kegiatan ini.

Penggagas acara ini yaitu Dokter Santi Sadikin, menyatakan bahwa kegiatan bermula dari pertemuannya dengan seorang guru SD-nya dulu, sekitar tujuh atau delapan tahun lalu. Mengingat penyakit yang dihadapi guru tersebut, maka guru tersebut dirujuk ke teman dr. Unggul, yang juga dulu bersekolah di Santa Maria, Surabaya, dan memiliki spesialisasi dalam penanganan penyakit tersebut, maka penyakit tersebut segera dapat ditangani.

Guru-guru yang telah purna bakti rata-rata berusia senja, jadi beresiko tinggi dengan penyakit degeneratif untuk itu perlu mendapatkan perhatian khusus. Berawal dari situ, dr. Santi mengajak teman-temannya sesama alumni Kampus Santa Maria untuk mengadakan kegiatan bakti sosial untuk guru-guru mereka dulu. Gayung pun bersambut. Teman-teman tampak semangat untuk memberikan perhatian terhadap guru-guru mereka dulu.

Para alumni lintas angkatan bergabung, mulai angkatan 1963 hingga angkatan 1998. Mereka bersatu hati dalam niat untuk membahagiakan guru-guru mereka dalam bidang kesehatan. Namun untuk mewujudkannya tidak mudah, mengingat kesibukan dari para alumni sendiri yang beragam profesi. Meski memiliki beragam profesi namun satu spirit SERVIAM, itulah yang melandasi niat luhur, sehingga acara dapat diselenggarakan. Dana yang terkumpul cukup besar, walaupun waktu yang tersedia cukup singkat, hanya dua bulan.

Guru-guru yang diundang adalah guru-guru yang telah purna bakti, mulai dari TK hingga SMA. Mengumpulkan data alamat para guru tidak mudah. Perlu perjuangan, menelusur satu persatu dalam tim kerja. Akhirnya terdata 52 guru dan yang hadir dalam kegiatan sebanyak 44 guru. Bahkan ada yang hadir dengan menggunakan kursi roda. Para alumni sangat mengapresiasi hal tersebut.

Kegiatan bakti sosial diadakan mulai pukul tujuh pagi. Kegiatan terdiri dari pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan darah, dan perawatan tubuh, khususnya wajah. Tampak guru-guru terlihat gembira dengan acara tersebut. Para guru, baik perempuan maupun laki-laki antri untuk perawatan dan pemeriksaan. Setelah acara pemeriksaan kesehatan dan perawatan wajah. Para alumni mengajak guru-gurunya untuk berjoget dan bernyanyi bersama. Tampak guru-guru menikmati dengan iringan musik dan lagu zaman mereka sekolah dulu. Acara cukup hangat dan mampu menyatukan murid dan guru.

Para alumni juga memberikan “wejangan” kepada gurunya seputar masalah kesehatan dan fenomena yang sedang viral saat ini, yaitu “Corona” yang tengah mewabah di dunia. Para alumni berharap acara ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menggandeng lebih banyak lagi para guru yang telah purna tugas. Kini, saatnya para murid membalas jasa guru-gurunya yang telah membentuk mereka menjadi orang-orang sukses sesuai bidangnya. Tuhan memberkati setiap usaha yang baik.

FX. Marjanto (Guru SD Santa Maria, Surabaya)

Follow by Email
Instagram
Copy link
URL has been copied successfully!