By: ServiamAdminus
Comments: 0
Pada awal akan memutuskan mengikuti lomba peneliti sosial tingkat provinsi Jawa Timur, kami sedikit termangu- mangu, ada sebuah bayang-bayang kegagalan yang sempat menghinggapi pikiran kami kala itu. Awal mula yang terbersit adalah mampukah kami yang ditawari lomba peneliti sosial oleh Pak Martinus sebagai pembimbing penelitian. Kami pun menyanggupi setelah melalui perdebatan batin yang cukup mendalam, Pak Mar memberikan motivasi lakukanlah yang terbaik pasti Bunda Maria memberi jalan kalau kita semua melakukannya secara tulus dan dengan hati ikhlas.

Singkat cerita kami (Rafael Asa Krisdinanda, Clarissa Pramesti Tiara Putri, SMP Santa Maria Surabaya) mengikuti kompetisi tersebut walau sebenarnya masih ada sedikit keraguan tersebut. Pada awal melakukan bimbingan dengan guru pembimbing, kami masih kebingungan untuk menentukan tema peneitian. Dengan arahan dan bimbingan dari Pak Martinus akhirnya kami memutuskan mengangkat media sosial bagi remaja saat ini.
Dengan arahan intensif dan bimbingan terstruktur kami melakukan kajian-kajian sosial dan mencari teori-teori untuk mendukung landasan berpikir dalam penelitian ini. Kadang Pak Mar meminta kami membaca buku-buku yang tebal-tebal dan kami harus menjalankannya dengan penuh suka cita. Proses penelitian bejalan lancar dan kami harus mengumpulkan extended abstract secara online ke Center Young of Scintiest.
Sebenarnya kami tidak memliki target tertentu dalam kompetisi ini, yang ada dalam benak kami adalah lakukan yang terbaik. Sepulang sekolah dan bahkan kami sampai malam selalu berdiskusi lewat online untuk membahas materi penelitian. Sampai akhirnya pengumuman pemenang secara online disampikan, ditingkat provinsi kami dari SMPK Santa Maria Surabaya meraih juara pertama. Awalnya kami tidak menyangka menjadi juara pertama diantara SMP dan SMA di Jawa Timur, tetapi kemudian kami mensyukuri kerja keras kami membuahkan hasil.

Sebagai pemenang pertama di Provinsi Jawa Timur, kami mengikuti seleksi tingkat nasional. Untuk mengikuti seleksi tersebut kami harus merubah video presentasi yang sudah kami buat sebelumnya. Kami merubah video presentasi menjadi lebih baik secara kualitas gambar dan tampilan. Kami melakukan pengambilan gambar dengan dibantu team shooting yang sudah kami persiapkan sebelumnya di laboratorium Biologi SMP Santa Maria. Proses pengambilan gambar memakan waktu hampir setengah hari, kemudian setelah melakukan editing video tersebut dikirim via online kepada panitia seleksi.
Di tingkat nasional kami mendapat posisi juara ke tiga diantara SMP dan SMA se- Indonesia dari setiap perwakilan provinsi. Sebagai peringkat ke tiga maka kami berhak mengikuti seleksi ke Serbia dan kami pun lolos seleksi dan diikutkan ke Serbia. Proses pembinaan ke Serbia tidaklah mudah dan kami harus mengganti judul penelitian kami. Dengan bimbingan Pak Martinus dan pembimbing dari CYS maka kami bisa melalui proses tersebut.

Di Serbia kompetisi diikuti oleh 45 peserta dengan 36 judul penelitian yang dikuti dari beberapa negara diantaranya Rusia, China, Makau, India, Iran, Malaysia, Meksiko, Nepal, Sebia, Singapura, Slovenia, Taiwan, Tunisia dan Turki. Dari kompetisi tersebut SMP Santa Maria Surabaya Indonesia mendapatkan juara ke 3 dengan bronze medal di bidang sociology. Servite et amate berkibar di Serbia.
Martinus Ekonugroho, S.S (Guru PPKN SMP Santa Maria Surabaya)
SMP Santa Maria Surabaya : http://smp.sanmarosu.org/
Serviam