JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Sebanyak 1.600 peserta didik tingkat KB/TK, SD, SMP, SMA, SMK Kampus Ursulin Santa Theresia dan Saint Theresia Orchestra tampil memukau dalam pentas seni “Harmony in Diversity, Melodi Kehidupan,” di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Juni 2024. Hadir pula penampilan dari Naura Ayu, Oswin Wilke, dan Astrid Tiar yang ikut memeriahkan acara.  

Pentas seni diadakan untuk mendidik dan mengembangkan para peserta didik dengan berbagai macam aspek yaitu aspek ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, nilai-nilai keterampilan hidup, kreativitas, dan cinta tanah air.  Pentas Seni juga merupakan pembelajaran, implementasi, dan penguatan Nilai Dasar Sekolah Ursulin: Nilai – Nilai Serviam.

“Di jaman sekarang teknologi dan ilmu pengetahuan berkembang pesat, sekolah perlu membekali peserta didik untuk keterampilan hidup, mengasah pikiran, hati, kehendak yang baik dan benar. Untuk mendidik dan melayani siswa – siswi, kami berjalan bersama Yayasan, Guru, dan Orang tua, “Kata Sr. Maria Theresia Sani, OSU, Ketua Yayasan Ananta Bhakti.

Sebanyak 129 peserta didik mendapat tanggung jawab kepemimpinan sebagai panita dalam tiap-tiap sub bagian. Pentas seni juga menjadi satu kegiatan yang mempersatukan para orang tua dari tiap jenjang untuk berkolaborasi dengan para tenaga pendidik. Banyak terima kasih atas segala bentuk dukungan baik moril maupun materiil kepada semua pihak yang membantu terselenggaranya pentas seni.

“Terima kasih kepada seluruh panitia, siswa – siswa, semua kepala satuan pendidikan, orang tua murid, para guru, para donatur, Ibu Rina Ciputra, Hi Jakarta Production dibawah koordinator Kak Riri Kumalasari yang melatih para siswa – siswi. Terima kasih juga kepada seluruh pegawai, karyawan/karyawati, pihak keamanan,” imbuh Sr.Maria Theresia Sani, OSU.

Aprianita Ganadi

Kampus Ursulin Santa Theresia : https://www.sttheresia-jkt.sch.id/

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Kampus Ursulin Santa Theresia, Jakarta mengadakan Family Fun Walk : 2 Km dan 4 Km bertajuk “Roots and Routes Family Fun Walk” pada Minggu, 21 April 2024. Selain Fun Walk, acara diisi oleh senam Zumba, pameran hasil karya, fun games, fun workshop, bazaar, aksi panggung peserta didik, dan baksos kesehatan. Acara diikuti oleh peserta didik, orangtua peserta didik, seluruh pegawai -keluarga pegawai Santa Theresia, para alumni, dan pegawai purnabakti. Peserta Fun Walk 2 Km terdiri dari peserta didik dan keluarga unit KB-TK dan SD Santa Theresia. Sedangkan peserta Fun Walk 4 Km terdiri dari peserta didik dan keluarga unit SMP, SMA, dan SMK Santa Theresia.

Adapun ada empat tujuan dari acara Roots and Routes: Family Fun Walk. Pertama, untuk mengembangkan nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan kepada peserta didik diantaranya nilai persatuan dan semangat kekeluargaan, serta totalitas pelayanan baik untuk peserta didik maupun orang tua peserta didik. Kedua, mengembangkan nilai kepemimpinan dalam diri peserta didik, dimana ada 348 peserta didik yang menjadi panitia di berbagai sub seksi. Ketiga, menyongsong karya Ursulin di Indonesia ke -170 tahun serta 100 tahun TK-SD Santa Theresia. Keempat, kegiatan ini menjadi gerbang menuju Pentas Seni Insieme yang akan diadakan pada 8 Juni 2024.

“Harapannya setelah acara semakin erat tali kekeluargaan dan persaudaraan serta persatuan antar keluarga di Kampus Ursulin Santa Theresia. Semakin menghidupi nilai- nilai karakter Serviam yang telah ditanamkan. Semakin terwujudnya jiwa kepemimpinan dalam diri peserta didik Kampus Ursulin Santa Theresia,” kata Ibu Dellya Halim, Ketua Panitia acara. Adapun persiapan sebelum acara telah dilakukan selama kurang lebih delapan bulan. Panitia terdiri dari lintas unit baik tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik.

Aprianita Ganadi

Kampus Ursulin Santa Theresia: https://www.sttheresia-jkt.sch.id/

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Keluarga Besar KB – TK, SD, SMP, SMA, SMK Santa Theresia merayakan pesta Santa Angela Merici, pendiri Ordo Santa Ursula. Para suster, guru, staf yayasan, dan karyawan menyatakan syukur bersama dalam Misa meriah yang dipimpin oleh Romo F.X. Sugeng Haryadi Darmanto, Pr di Auditorium Santa Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 27 Januari 2024.

Dalam homilinya, Romo Sugeng menuturkan bahwa nilai – nilai spiritualitas Santa Angela yang kita anut membentuk pribadi kita dalam mengajar. Misalnya nilai untuk berempati kepada sesama. “Santa Angela dalam kehidupannya memiliki empati yang besar untuk orang disekitarnya. Jadi Santa Angela adalah model terbaik pengajaran kita ditempat ini,” kata Romo Sugeng.

Sebelum mengakhiri homilinya, Romo Sugeng mengajak kita untuk tidak mudah berputus asa karena semua tidak ada yang sia-sia dan pasti akan berbuah pada waktunya. “Mari bersama bergembira pada perayaan Santa Angela bersama suster-suster Ursulin, terus berjuang sampai akhir,” lanjut Romo Sugeng.

Sementara itu, Ketua III Yayasan Ananta Bhakti, Sr. Maria Theresia Sani, OSU dalam kata sambutannya mengungkapkan bahwa Sekolah Ursulin menghidupi nilai spiritualitas Santa Angela. Nilai spiritualitas yang bisa kita contoh yaitu setia dalam menghidupi panggilan. “Apakah kita sudah menghidupi panggilan atau pekerjaan kita ditempat ini? Atau apakah kita sudah saling berkolaborasi antar unit?” tanya Sr.Maria.

Selain itu, apakah kita semua sudah menjadi pemimpin yang merdeka bagi diri sendiri, dengan tidak datang terlambat ke tempat kerja. “Sejatinya kita harus mampu memimpin diri sendiri, baru bisa memimpin orang lain. Kita semua harus berkolaborasi antar unit dalam melayani dan menghidupi kampus ini,” ajak Sr. Maria. Usai misa, acara dilanjutkan dengan hiburan berupa penampilan dari tenaga pendidik, kuis, games, doorprize, menari bersama, menyanyi bersama dan ramah tamah.

Aprianita Ganadi

Kampus Ursulin Santa Theresia : https://www.sttheresia-jkt.sch.id/

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Keluarga besar KB-TK, SD, SMP, SMA, SMK Santa Theresia merayakan pesta pelindung Kampus Ursulin Santa Theresia, Senin, 2 Oktober 2023. Para suster, peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, tenaga penunjang berkumpul bersama dalam suasana persaudaraaan dan Misa meriah di lapangan Kampus Ursulin Santa Theresia, Menteng, Jakarta Pusat. Misa bertajuk “ Melakukan Hal Kecil Dengan Cinta yang Besar” ini dipimpin oleh Romo Vincentius Prastowo, SDB.

Dalam homilinya, Romo Prastowo memuji Santa Theresia sebagai sosok wanita hebat yang membaktikan hidupnya untuk berdoa bagi orang berdosa agar segera bertobat. Santa Theresia, lanjut Romo Prastowo diibaratkan sebagai “mainan” Yesus yang siap dibanting, dilempar, diutus kemana saja ia pergi. “Santa Theresia seperti saputangan yang dijadikan untuk lap tetap masih disimpan. Dia orang seherhana, tetapi menjadi orang besar di mata Tuhan dan Gereja,” kata Romo Prastowo.

Untuk itu, kita harus mencontoh Santa Theresia dengan melakukan hal-hal yang kecil tetapi memiliki dampak yang luas, seperti mengurangi pemakaian sampah plastik dan belajar menghabiskan makanan. “Jika ingin menjadi orang kudus contohlah Santa Theresia, lakukan hal kecil dengan semangat dan cinta yang besar,” ajak Romo Prastowo.

Usai Misa, para suster, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan tenaga penunjang menghadiri acara kekeluargaan bersama di Auditorium Kampus Ursulin Santa Theresia. Acara diisi dengan penampilan seni dari masing-masing unit kerja, pengenalan pegawai baru, dan pemberian penghargaan kepada mereka yang telah mengabdi bekerja di Kampus Ursulin Santa Theresia selama 30 tahun, 25 tahun, 20 tahun, 15 tahun, 10 tahun, dan 5 tahun. Acara kemudian ditutup dengan makan siang bersama.

Sementara itu, Ketua III Yayasan Ananta Bhakti, Sr. Maria Theresia Sani, OSU dalam sambutannya mengucap syukur atas pelayanan dan pengabdian para tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan tenaga penunjang selama berkarya di Kampus Ursulin Santa Theresia. Mereka semua adalah contoh bagi kita untuk terus melanjutkan karya pelayanan di sekolah ini.

“Mari kita terus meningkatkan kompetenesi, terus menyiapkan anak-anak dengan karakter yang sesuai dengan sekolah kita, agar kelak nantinya mereka dapat menjadi harapan bagi gereja, keluarga, dan pemerintah. Menjadi seorang pendidik adalah sebuah panggilan bukan kewajiban. Kita bekerja harus maksimal dan melayani sesuai fungsi masing-masing untuk membangun bersama sekolah ini,” ajak Sr. Maria.

Aprianita Ganadi

Kampus Ursulin Santa Theresia : https://www.sttheresia-jkt.sch.id/

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Kampus Ursulin Santa Theresia mengadakan kegiatan Leadership Day dengan tema “Potensiku Kepemimpinanku”, di Sekolah Santa Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 September 2023. Dalam kegiatan Leadership Day ada 2 acara utama yaitu open house dari unit KB/TK, SD, SMP, SMA, SMK Santa Theresia dan berbagai lomba. Lomba yang diadakan yaitu: Mewarnai (KB-TK-SD), Menggambar (SD), Menyanyi Solo (KB-TK-SD-SMP), Rhyme Reading (TK-SD), Spelling Bee (SD), Coding (TK-SD-SMP-SMA-SMK), Membaca Puisi (SD-SMP), Desain Poster (SMP), Band (SMP), Story Telling (SMP-SMA-SMK), Modern Dance (SMP), dan E- Sport (SMP-SMA-SMK).

Dalam sambutannya, Ketua III Yayasan Ananta Bhakti, Sr. Maria Theresia Sani, OSU menuturkan bahwa semua orang lahir untuk menjadi pemimpin. Dimulai dari memimpin diri sendiri atau dari tindakan yang kecil terlebih dahulu seperti tidak terlambat bangun, datang ke sekolah tepat waktu, makan yang telah disediakan, dan lain-lain. “Dalam perlombaan juga pasti ada yang menang dan belum menang, bagi yang belum menang artinya harus berjuang lagi, karena tidak ada yang instan, semua butuh proses,” kata Sr. Maria.

Sementara itu, ketua panitia acara, Albertus Noegroho menuturkan bahwa Kampus Ursulin Santa Theresia mengutamakan pendidikan karakter atau pendidikan Serviam. “Karakter itu penting, selain akademik.  Dalam acara ini ada 370 peserta didik yang ikut dari sekolah Sejabodetabek. Selamat bertanding dan berpartisipasi dalam acara leadership day,” kata Pak Albert.

Aprianita Ganadi

Kampus Ursulin Santa Theresia: www.sttheresia-jkt.sch.id

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan RI ke -78, SMK Santa Theresia mengadakan Tur Tapak Tilas Kemerdekaan RI, pada Sabtu, 26 Agustus 2023. Kegiatan Tur Tapak Tilas Kemerdekaan RI melakukan kunjungan ke tiga tempat yaitu Tugu Proklamasi, Meseum Kebangkitan Nasional, dan Museum Nasional. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik SMK Santa Theresia, Bapak-Ibu Guru, alumni dan keluarga peserta didik.

Adapun tujuan dari kegiatan tapak tilas yaitu untuk menumbuhkan semangat nasionalisme bagi para peserta didik sekaligus praktik mengembangkan kompetensi keahlian Pariwisata yang diajarkan di SMK Santa Theresia.  Seluruh penanggungjawab dan panitia dalam acara ini adalah peserta didik kelas XII.

Proses Pembelajaran di SMK Santa Theresia berpusat pada Tradisi Pendidikan Ursulin dengan 4 aspek formatif yaitu Iman, Kemanusiaan, Keluarga, dan Sosial Masyarakat. Melalui gerak bersama semua stakeholder dengan tetap berpegang pada Visi dan Misi Pendidikan Ursulin, SMK St. Theresia berusaha melahirkan lulusan dengan profil: Pribadi yang berkarakter Serviam cerdas, terampil dan mampu memberikan solusi terhadap tantangan dan kebutuhan jaman sesuai kompetensi yang dimiliki. Saat ini, SMK Santa Theresia memiliki 2 jurusan yaitu Usaha Layanan Pariwisata (ULP) dan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG).

Aprianita Ganadi

Kampus Ursulin SMK Santa Theresia : https://sttheresia-jkt.sch.id/smk/

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 RI digelar di Kampus Ursulin Santa Theresia, Kamis, 17 Agustus 2023. Upacara dipimpin oleh Kepala Satuan Pendidikan SMA Santa Theresia, Albertus Noegroho. Dalam sambutannya, Pak Albert memberi contoh 1 pahlawan Indonesia yaitu Pangeran Diponegoro, yang dengan gagah berani mengusir penjajah Belanda dari Tanah Jawa.

“Kontribusi Pangeran Diponegoro besar bagi bangsa Indonesia. Mengusir penjajah dengan strategi yang baik. Untuk itu, kita juga harus berani melakukan perlawan terhadap bentuk penindasan. Sebagai generasi muda, harus siap menghadapi ketidakadilan, siap menghadapi perlawanan dan tantangan,” kata Pak Albert.

Jika dimasukkan dalam Nilai Serviam, lanjut Pak Albert, ada 3 nilai yang bisa kita ambil dari perjuangan Pangeran Diponegoro. Pertama, yaitu nilai keberanian dan ketangguhan. Sebagai generasi muda kita harus berpikir positif, tidak mengeluh jika memiliki banyak pekerjaan, dan kembangkan potensi dalam diri secara kreatif.

Kedua, yaitu nilai kesungguhan atau totalitas. Kita harus memiliki sikap mandiri dan daya juang dalam setiap aktivitas. Ketiga, yaitu nilai integritas atau tanggung jawab. Kita harus memiliki tanggung jawab terhadap setiap tugas yang diberikan. Berani nyatakan ketidakadilan, konsisten, lakukan, dan hayati!

Aprianita Ganadi

Kampus Ursulin Santa Theresia: www.sttheresia-jkt.sch.id

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Keluarga besar KB-TK, SD, SMP, SMA, SMK Santa Theresia Jakarta merayakan Misa Pembukaan Tahun Ajaran 2023-2024. Para suster, siswa, guru, staf yayasan, dan karyawan menyatakan syukur bersama dalam Misa meriah yang dipimpin oleh Romo F.X. Sugeng Haryadi Darmanto, Pr di lapangan Kampus Santa Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Juli 2023.

Dalam homilinya, Romo Sugeng menjelaskan mengenai arti talenta dalam diri pribadi masing-masing. Bahwa sejatinya, semua orang diberi Tuhan talenta baik itu talenta yang besar atau kecil. Untuk itu, talenta harus dikembangkan karena itu adalah anugerah dari Tuhan. “Sama halnya seperti Kampus Santa Theresia yang membentuk dan mengembangkan talenta anak-anak,” kata Romo Sugeng.

Untuk itu, lanjut Romo Sugeng, talenta harus dikembangkan dengan sebaik mungkin. Kembangkan talenta bukan dengan rendah diri tetapi dengan rendah hati. “Harus kembangkan talenta dengan tanggung jawab. Mengembangkan talenta untuk kebaikan setiap orang. Semoga apa yang kita usahakan, apa yang kita rencanakan sepanjang tahun ajaran baru ini dapat berjalan dengan lancar,” imbuh Romo Sugeng.

Aprianita Ganadi

Kampus Santa Theresia Jakarta : http://www.sttheresia-jkt.sch.id/

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – SMK Santa Theresia, Jakarta mengadakan kegiatan The Journeyer bertajuk “Roam The Wonders of Nusantara”, di auditorium Santa Theresia, Jumat, 16 Juni 2023. Acara diisi oleh Talkshow dengan narasumber Model & Influencer Helen Hiu dan Travel Writer, Trinity The Traveler, kemudian performance dari para peserta didik SMK Santa Theresia, dan Booth Exhibition. Kegiatan ini adalah hasil proyek peserta didik kelas XI SMK Santa Theresia dalam mata pelajaran MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), Kepariwisataan, Tour Planning, Digital Marketing, dan Bahasa Indonesia.

Tema diangkat untuk mengajak peserta acara menjadi pengembara berkeliling mengenai keindahan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sehingga memunculkan rasa cinta terhadap alam dan budaya bangsa. Indonesia dengan seluruh keindahan alam serta keberagaman suku, agama, ras, dan golongan merupakan kekuatan dasar pembangunan sektor pariwisata. Sebagai sekolah pariwisata SMK Santa Theresia merasa bertanggungjawab melakukan hal kecil untuk membantu, mengenalkan, dan mempromosikan pariwisata serta UMKM Indonesia.

 Acara dibuka oleh Kepala Sekolah Pendidikan SMK Santa Theresia, Bapak Yoseph Prim Fransunu. Dalam Sambutannya Pak Prim mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kegiatan Integrated Learning peserta didik kelas XI tahun ajaran 2022/2023. Selama kurang lebih 3 bulan, para peserta didik berproses dan menyiapkan terselenggaranya acara The Journeyer. Kegiatan ini merupakan hasil kreativitas anak-anak, pengintegrasian pelajaran, dan praktek pembelajaran yang hidup.

“Tujuan acara ini, kami ingin mengembangkan pembelajaran abad 21 yaitu 4C (Criticial Thinking, Creative Thinking, Collaboration, dan Communication) yang juga sesuai dengan visi misi sekolah kita. Selain itu, kami juga ingin menanamkan nilai-nilai Serviam (Cinta & belas kasih, semangat pelayanan, integritas, totalitas, keberanian/ketangguhan, persatuan) yang merupakan core value dari sekolah Ursulin,” kata Pak Prim.

Aprianita Ganadi

Kampus Ursulin Santa Theresia Jakarta : https://www.sttheresia-jkt.sch.id/

JAKARTA, SERVIAMNEWS.com – Upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI digelar di Kampus Santa Theresia, Jakarta, Rabu, 17 Agustus 2022. Turut hadir dalam upacara bendera Ketua III Yayasan Ananta Bhakti, Sr. Florentia Mujiyati, OSU. Selain dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Pendidikan SMK Santa Theresia, Yoseph Prim Fransunu, selaku inspektur upacara, pelaksanaan atau jalannya upacara pengibaran bendera dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, karena masih dalam masa pandemi.

Dalam sambutannya, Pak Prim menuturkan bahwa upacara bukan hanya sekedar perayaan, tetapi momen untuk memaknai kemerdekaan dalam diri kita masing-masing. Pak Prim merangkum ada 3 arti atau makna dari merdeka.  Pertama, momen pemersatu bangsa. “Indikatornya dapat dilihat apakah kita sudah memiliki kemampuan untuk menghargai perbedaan atau belum. Indikator yang lain kesediaan kita menolong sesama, misalnya membantu teman belajar. Dan apakah kita sudah mampu belajar atau bekerjasama dengan berbagai pihak,” kata Pak Prim.

Kedua, makna kemerdekaan adalah perjuangan yang belum usai. Perjuangan belum berhasil, untuk itu generasi penerus harus melanjutkan perjuangan. “Caranya berbeda dengan era yang dahulu dan sekarang. Cara yang sekarang melalui pendidikan Ursulin yang dijalankan. Tidak angkat senjata, tetapi angkat paradigma untuk komunitas pembelajaran yang seumur hidup. Membekali diri dengan ilmu dan kekuatan iman,” lanjut Pak Prim.

Ketiga, pribadi yang memiliki kebebasan. Manusia diberi kebebasan dari Tuhan untuk mengatur dirinya sendiri. Sebagai pribadi yang merdeka, tidak bergantung pada orang. “Apakah kita sudah menerapkan ke tiga makna kemerdekaan dalam kehidupan kita sehari-hari? Sejatinya, kita telah memaknai kemerdekaan itu dalam Komunitas Kampus Santa Theresia,” tutur Pak Prim.

Aprianita Ganadi

Kampus Santa Theresia: www.sttheresia-jkt.sch.id